TARI SAMAN
(khusus akhwat)
Ekstrakurikuler Tari Saman di SMA Plus Cendekia Cikeas merupakan wadah seni tradisional yang telah aktif sejak tahun 2013. Ekskul ini fokus pada pengembangan seni tari Saman khas Aceh yang sarat makna dan pesan. Lebih dari sekadar pertunjukan, Tari Saman menjadi media untuk menyampaikan dakwah, hiburan yang sarat nilai budaya, serta sarana integrasi sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan ekskul ini rutin ditampilkan dalam acara besar sekolah seperti wisuda dan berbagai event lain, termasuk trading day dan pembukaan kegiatan tahunan. Latihan dilakukan secara terjadwal, biasanya pada hari Jumat sore atau Sabtu, di bawah bimbingan pembina berpengalaman.
Ekskul ini terbuka bagi semua siswa tanpa seleksi khusus. Pendaftaran dapat dilakukan melalui organisasi santri putri saat demo ekskul berlangsung, atau melalui tautan pendaftaran yang disediakan oleh pembina.
Meskipun belum memiliki sistem dokumentasi resmi maupun pencapaian prestasi tertentu, ekskul Tari Saman terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam pelestarian budaya sekaligus pembentukan karakter siswa.
Keikutsertaan dan Prestasi
Kegiatan ekstrakurikuler Tari Saman rutin tampil dalam berbagai acara besar di SMA Plus Cendekia Cikeas, seperti acara wisuda, trading day, hingga pembukaan kegiatan tahunan sekolah. Setiap penampilan menjadi momen istimewa yang memperlihatkan kekompakan, ketepatan gerakan, dan kekuatan pesan yang disampaikan lewat tarian. Tidak hanya tampil sebagai hiburan, ekskul ini juga membawa nilai-nilai budaya dan dakwah Islami ke tengah komunitas sekolah.
Latihan dilaksanakan secara konsisten pada hari Jumat sore atau Sabtu, memberikan ruang bagi siswa untuk berlatih tanpa mengganggu aktivitas belajar. Dalam setiap sesi, siswa akan dilatih secara intensif oleh pembina yang berpengalaman dan peduli terhadap pengembangan potensi setiap anggota. Suasana latihan yang mendukung dan penuh semangat menjadikan ekskul ini bukan hanya tempat belajar menari, tetapi juga ruang untuk membangun kerja sama, kepercayaan diri, dan kebanggaan terhadap budaya Indonesia.
Bergabung dengan ekskul Tari Saman berarti menjadi bagian dari tim yang solid, kreatif, dan berperan dalam melestarikan salah satu warisan budaya terbaik bangsa.
Profil Pengajar
Ustadzah Nada Nabila merupakan pembina ekskul Tari Saman di SMA Plus Cendekia Cikeas sejak tahun 2023. Beliau memiliki komitmen yang tinggi dalam melestarikan seni budaya daerah, khususnya tari tradisional Aceh yang kaya akan makna dan nilai dakwah.
Dengan pengalaman dalam membina dan melatih siswa, Ustadzah Nada Nabila dikenal sebagai sosok yang sabar, tegas, dan inspiratif. Beliau tidak hanya mengajarkan teknik tari secara rinci dan disiplin, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, percaya diri, dan cinta terhadap budaya Indonesia. Di bawah bimbingannya, ekskul Tari Saman menjadi lebih hidup dan memiliki identitas kuat sebagai kegiatan seni yang bermakna.
Semangatnya dalam mendampingi para siswa tampil di berbagai acara besar sekolah telah menjadikan ekskul ini sebagai salah satu favorit di kalangan santri putri. Ustadzah Nada Nabila percaya bahwa seni dapat menjadi media pembelajaran karakter yang menyenangkan dan berdampak positif bagi masa depan siswa.
Testimoni Anggota
Zahrotul Hayati, Siswi Kelas 10
“Tari saman itu bukan cuma soal gerakan cepat dan kompak, tapi juga tentang rasa kebersamaan. Aku bangga bisa melestarikan budaya Aceh lewat ekskul ini!”
Caysha, Siswi Kelas 11
“Latihan saman memang capek, tapi serunya luar biasa! Kita belajar ritme, kekompakan, dan kerja sama yang bikin aku makin cinta sama budaya Indonesia.”
Nadia Husna, Siswi Kelas 11
“Ekskul tari saman ngajarin aku disiplin, fokus, dan saling percaya sama teman. Apalagi pas tampil bareng, rasanya puas banget liat hasil kerja keras kita.”
Zakiyah, Siswi Kelas 12
“Yang paling aku suka dari saman adalah energinya! Duduk lama dan gerak cepat itu butuh kekuatan, tapi juga seru banget. Ini ekskul yang ngasih semangat dan kebanggaan!”
